English | Indonesia
Home | Berita | Organisasi | Tim Nasional | Kompetisi | Galeri | Download Skema & Jadwal Divisi I & II
Djarum Indonesia Super League 2008
Bagi Pelaku sepakbola yang sudah meregistrasi dan membayar namun belum menerima kartu maka bisa menghubungi BITSI dengan contact person Ade Hidayat di (021) 53676712 atau info@bitsi-pssi.net
Antuasiasme LPI di Berbagai Daerah

maskotlpi.jpg Jumlah sekolah yang mendaftar menjadi peserta Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor terus mengalami peningkatan yang signifikan. Padahal pelaksanaan pertandingan di dua wilayah yang berada di Provinsi Jawa Barat ini tinggal menghitung hari.

Di Kota Bekasi misalnya, terdapat 10 sekolah lagi yang mendatangi panpel setempat untuk minta tolong didaftarkan ke panitia nasional. Dengan penambahan itu, jumlah sekolah peserta yang bakal bertanding pada ajang kompetisi sepakbola berbasis sekolah ini menjadi genap 30 sekolah, baik tingkat SMP dan SMA.

"Pendaftaran masih buka ya? Soalnya, Senin (29/1) nanti, kami mau ke Sekretariat Liga Pendidikan Indonesia untuk mendaftarkan 10 sekolah lagi. Kami akan sekalian menyetor uang pembelian kartu komunitas yang besarnya Rp750 ribu per tim tersebut," kata Dedi Junaedi, Panpel Kota Bekasi saat menghubungi Sekretariat Liga Pendidikan Indonesia.

Hampir bersamaan dengan masuknya telepon dari panpel Kota Bekasi, Panpel Kabupaten Bogor juga berkunjung ke Sekretariat Liga Pendidikan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kehadiran rombongan yang dipimpin Yadi Mulyadi, Sekretaris Panpel ini, juga untuk mendaftarkan 17 sekolah lainnya yang ingin menjadi peserta Liga Pendidikan Indonesia.

"Jumlah peserta di Kota Bogor jadinya sebanyak 33 sekolah. Pembukaan Liga Pendidikan Indonesia akan dilakukan Bupati Bogor, Jumat (5/1) mendatang. Lokasinya di Stadion Persikabo, Bogor," jelas Yadi yang juga Sekretaris tim Persikabo, peserta Divisi Utama kompetisi Liga Indonesia itu.

SMA 5 Juara Padang

Dari kota Padang dilaporkan, tim sepakbola SMA Negeri 5, yang berada di Sawahan, persis di pusat Kota Padang, sukses melampaui target yang dibebankan sekolahnya untuk menjadi finalis di kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat kota Padang. Tim SMA 5 ini berhasil menjuarai babak penyisihan tingkat kota Padang, setelah di final menang adu pinalti atas SMA negeri 7, Jumat sore lalu. Tim yang dimanejeri langsung oleh Kepala Sekolah Syahrial Samah ini, memang banyak dihuni pemain Diklat PPLP Kota Padang.

Meski demikian, perjalanan menuju pucak ajang sepakbola LPI Kota Padang tersebut tidak mudah .Di awal babak penyisihan saja, M Leo Fadila dkk yang berada di grup C mampu ditahan imbang 0-0 oleh kesebelasan dari SMA Negeri 2 . Mereka beralasan, masih demam panggung di penampilan perdana.

Namun pada pertandingan kedua hingga babak seminal, perjalanan tim SMA Negeri 5 A mulai berjalan mulus, diantaranya dengan menyingkirkan tim kembarnya, SMA Negeri 5 B, dengan skor 5-1 untuk lolos ke semifinal.

Ujian sebenarnya baru mereka hadapi saat tampil di final, menghadapi SMA negeri 7. Selain bertanding di lapangan PSTS, Tabing, yang tak jauh dari markas tim SMA 7, materi tim lawan juga didominasi para pemain yang biasa berlatih di PT Semen Padang.

"Kami seperti melawan tuan rumah. Makanya, untuk meraih juara pun, harus diakhir lewat adu pinalti. Allhamdulillah, kepercayaan diri pemain-pemain kami tetap tinggi sehingga tak terpengaruh oleh dukungan penonton lawan. SMA Negeri 5 A akhirnya menang 7-6 dan menjuarai Liga Pendidikan Indonesia di Kota Padang," tutur Syahrial.

Semarak di Malang

Pergelaran kompetiisi LPI di kota Malang, Jawa Timur, juga berlangsung semarak. Hari pertama pelaksanaan pertandingan LPI di Malang ini, Sabtu (30/1), menggelar digelar sebanyak 22 pertandingan untuk tingkat SLTP. Babak penyisihan ini diselenggarakan dengan menggunakan empat lapangan, yakni Lapangan Men Armed I, Lapangan Universitas Negeri Malang, Lapangan luar Stadiona Gajayana, dan Lapangan Ken Arok.

Panitia pelaksana LPI Kota Malang sengaja memadatkan jadwal pertandingan. Yakni dua pertandingan di tiap lapangan pada pagi, siang dan sore. Hal ini dilakukan mengingat pelaksanaan LPI tingkat SLTP ini ini hanya berlangsung hingga tanggal 5 Februari. Selanjutnya panpel akan menggelar pertandingan bagi siswa SLTA pada minggu kedua Februari.

"Peserta LPI tingkat SMP di Kota Malang ini sebanyak 25 sekolah. Untuk SMA juga jumlahnya juga banyak, makanya kita untuk pelaksanaan tahap pertama ini kita ingin fokus pada pertandingan tingkat SMP," jelas Widi, Panpel setempat usai pembukaan LPI oleh Walikota Peni Suprapto.

Sebelumnya, saat memberi sambutan pada acara pembukaan tersebut, Walikota Peni Suprapto meminta seluruh siswa peserta Liga Pendidikan Indonesia untuk bermain sportif. Menurut dia, ajang Liga Pendidikan ini merupakan sarana yang positif untuk dikembangkan di dunia pendidikan, lantaran dalam pertandingan sepakbola ini pemain diajarkan untuk mematuhi aturan dalam mengejar target kemenangan.

Senada dengan Walikota, Sekretaris Pantia Nasional Liga Pendidikan Indonesia Edhi Prasetyo yang hadir dalam acara pembukaan itu, mengatakan dalam sepakbola diharuskan bermain dengan keras.

"Namun harus diingat, keras bukan berarti bermain kasar," katanya.



notepad Jakarta01/02/2010 | Kembali